Kamis, 31 Januari 2013

dirimu dan dirinya


kuterjebak dalam jalan panjang tak tentu arah
terselubung udara menyesakkan

antara kau dan dia
dirimu dan dirinya

aku harus ke mana?
pedih hatiku bertanya
hanya alunan rumput yang kerap menyapa

sakit yang kuterima darimu
tuk bersusah melupakanmu
dengan keras ku berpaling darimu

tapi,, saat kutelah merasa temukan damai dengan dirinya
kau datang dan beriku tatapan itu

buatku kembali sesak
dan hanya bisa tertatih pergi
berpaling dari kenyataan ini
khianati hatiku sendiri

kutlah coba lupakanmu
tuk rasakan bahagia dengannya

tapi tatapan itu
hanya memperjelas jeritan hati
mengungkit goresan hati

hatiku yang masih menyayangimu
kerap merindumu

dibalik semua damaiku dengan dirinya
sejatinya kumasih seperti dulu

tetap tak bisa melupakanmu
dan masih tetap menyayangimu

sesal

ku tak pernah memintamu datang
aku pun tak pernah memintamu pergi 

tapi, saat kau tinggal
kugantungkan semua hati dan jiwaku

sejak itu, ku tak pernah mampu
hariku tak bisa tanpamu
ku kan hampa dan kosong 

semua karnamu
ku ingin selalu deganmu
ingin lewati semua bersamamu

kau buatku tak bisa melepasmu
tapi kemudian ku tahu
dalam titik jenuhmu
kau fikir aku tak mampu
dan kau tinggalkanku

tapi,, kau telah buatku tak bisa melepasmu
dan kau buatku menyesal
menyesal tuk slalu memintamu

hanya agar bisa bersama dan rasakan kehangatan itu

kini ku hanya mampu terpekur sesal
sesali kebodohanku yang tak bisa menahan detik tuk tak selalu besamamu
yang buatku kini harus melepasmu

Rabu, 30 Januari 2013

bertemu kembali

sesal datang merengkuh kesendirianku
ditengah semua rasa sakit itu
dibalik semua kebohongan itu

hatiku menjerit..
bernyanyi kebenaran perasaanku
yang terkhianati kenyataan kepediahan hati

bertemu mata bening itu
menatap wajah teduh itu
mencuri senyum penuh hati itu

ku tak mampu
hatiku pedih
kupalingkan wajah terlukai ini
menambah kepedihan jatuh di lubuk hati

jiwaku terbelenggu
perasaan itu kembali merayapi

berlari pergi
khianati perasaanku sendiri
tubuhku khianati hati

hatiku..
kata masih sayang
kata masih rindu

dirimu di sana

dirimu, jauh di sana
terhalang kabut kelam tak tertembus
ku di sini, hanya terdiam menanti

tidak, ku tidak diam saja
aku sudah berusaha
berulang kali hanya untukmu
menembus kabut dingin kelam yang menyakitkan

tiap waktu, kufikirkanmu
tiap waktu, kumembisu hanya karnamu

tapi,
apakah kau di sana, sempat luangkan waktu untukku?
sedetik hanyatuk mengingatku
apakah kau di sana, masih mengingatku?
mengingat semua masa lalu yang kau pahat dalam benakku

semua masa lalu begitu manis terasa
itu, masa lalu buatmu
masa lalu tak berguna yang usang terkikis waktu
masa lalu yang tak untuk di kenang lagi

untukku, itu adalah buku kenangan menyakitkan
yang selalu iris hati jika di buka
mengiris luka yang belum usai tertutup

hatiku begitu sakit
rintihanpun tak ada guna
tak bisakah kau rasakan itu?

jangankan merasakan, mengerti aku menyayangimupun kau tak tahu
andai kau tahu,
ku di sini setia menunggumu
masih menyayangimu

andai kau dapat mendengar
hatiku serukan namamu
terus berkata aku menyayangimu

senyummu belatih

hari itu,,
ku tau kau memanggilku
dengan suara yang amat kurindu



hanya saja,,
dalam hatiku terdalam
aku tau, aku merindumu
ingin kuhentikan langkah kakiku
dan memandang wajahmu
tapi kakiku sendiri tau betapa sakitnya hatiku
dan mengkhianatiny

meihat tertawamu
melihatmu tersenyum
padanya
membuatmu bahagia

ku sadar
keegoisanku memintamu

meski ku tahu kuingin
ku sungguh malu
hatiku bernyanyi, kubenci kau
tapi nyatanya, ku tahu
aku sungguh merindumu