kuterjebak dalam jalan panjang tak tentu arah
terselubung udara menyesakkan
antara kau dan dia
dirimu dan dirinya
aku harus ke mana?
pedih hatiku bertanya
hanya alunan rumput yang kerap menyapa
sakit yang kuterima darimu
tuk bersusah melupakanmu
dengan keras ku berpaling darimu
tapi,, saat kutelah merasa temukan damai dengan dirinya
kau datang dan beriku tatapan itu
buatku kembali sesak
dan hanya bisa tertatih pergi
berpaling dari kenyataan ini
khianati hatiku sendiri
kutlah coba lupakanmu
tuk rasakan bahagia dengannya
tapi tatapan itu
hanya memperjelas jeritan hati
mengungkit goresan hati
hatiku yang masih menyayangimu
kerap merindumu
dibalik semua damaiku dengan dirinya
sejatinya kumasih seperti dulu
tetap tak bisa melupakanmu
dan masih tetap menyayangimu
terselubung udara menyesakkan
antara kau dan dia
dirimu dan dirinya
aku harus ke mana?
pedih hatiku bertanya
hanya alunan rumput yang kerap menyapa
sakit yang kuterima darimu
tuk bersusah melupakanmu
dengan keras ku berpaling darimu
tapi,, saat kutelah merasa temukan damai dengan dirinya
kau datang dan beriku tatapan itu
buatku kembali sesak
dan hanya bisa tertatih pergi
berpaling dari kenyataan ini
khianati hatiku sendiri
kutlah coba lupakanmu
tuk rasakan bahagia dengannya
tapi tatapan itu
hanya memperjelas jeritan hati
mengungkit goresan hati
hatiku yang masih menyayangimu
kerap merindumu
dibalik semua damaiku dengan dirinya
sejatinya kumasih seperti dulu
tetap tak bisa melupakanmu
dan masih tetap menyayangimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar